Seni Bela Diri Tradisional Silat Cikak Bengkulu sebagai Warisan Budaya Nusantara
Keywords:
Budaya Bengkulu, Pelestarian, Seni Bela Diri Tradisional, Silat Cikak BengkuluAbstract
Silat Cikak Bengkulu merupakan salah satu seni bela diri tradisional yang memiliki nilai historis, filosofis, dan simbolis dalam budaya masyarakat Bengkulu. Namun globalisasi dan modernisasi telah mengancam eksistensinya akibat menurunnya minat generasi muda serta minimnya dokumentasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah, simbolisme, dan sistem tingkatan dalam Silat Cikak Bengkulu guna memperkaya literatur seni bela diri tradisional Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara dengan praktisi Silat Cikak Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Silat Cikak Bengkulu memiliki struktur tingkatan yang mencerminkan perkembangan keterampilan dan pemahaman filosofi para praktisinya. Simbolisme dalam gerakan dan ajaran silat ini juga mengandung makna spiritual dan sosial yang erat kaitannya dengan nilai-nilai budaya setempat. Studi ini berkontribusi dalam upaya pelestarian Silat Cikak Bengkulu melalui dokumentasi akademik yang lebih sistematis.
References
Amalia, N. A., & Agustin, D. (2022). Peranan Pusat Seni dan Budaya sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 19(1), 34–40. https://doi.org/10.23917/sinektika.v19i1.13707
Candra, Juli. (2021). Pencak Silat. Yogyakarta: Deepublish (Grup Penerbitan CV Budi Utama)
Dwiatmini, S., Rustiyanti, S., & Listiani, W. (2022). Kearifan Lokal Pencak Silat dalam Pengembangan Folklor Visual di Era Digital. Sebaya, 1(1), 311-318
Ediyono, S. (2024). Educational Concept Of Perguruan Pencak Silat In Digital Era. Skripsi. Solo: Universitas Negeri Surakarta
Efendi, M., & Mutrofin, M. (2022). Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Membentuk Karakter Spiritual (Studi Kasus Dalam Ormas Persaudaraan Setia Hati Terate Di MTsN 4 Blitar). Al-I’lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 6(1), 71. https://doi.org/10.31764/jail. v6i1.11146
Fazli, R. (2023). Penggabungan serta Integrasi Antar Silat Tradisional serta Silat Modern Pada Kecamatan Samadua Aceh Selatan Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(1), 1-10
Lebe, Edward. (2018). Gerak Langkah Pencak Silat Baringin Sakti. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Maryono, O’ong. (2017). Pencak Silat untuk Generasi Penerus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya
Mufarriq, M. U. (2021). Membentuk Karakter Pemuda Melalui Pencak Silat. Khazanah Pendidikan Islam, 3(1), 41–53. https://doi.org/10.15575/kp.v3i1.10193
Pancasasti, R., Kusuma, P., Arthawati, S. N., & Sudarto, T. (2021). Upaya Pelestarian Pencak Silat Dan Wisata Banten Lama Berbasis Digital Marketing Guna Melestarikan Warisan Budaya Banten. Jurnal Abdikarya, 3(2), 132-148
Pratama, R. Y. (2018). Perkembangan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tahun 1948-1973. AVATARA: e-Journal Pendidikan Sejarah. 6(3). 108-117
Sinulingga, A., Kasih, I., Hasibuan, S., Daulay, D. E., & Abdullah, N. M. (2023). Unveiling technology’s integral role in pencak silat: A systematic literature review. Journal Sport Area, 9(1), 20–29. https://doi.org/10.25299/sportarea.2024.vol9(1).14700
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, serta R&D. Bandung: Alfabeta
Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Cross Border, 5(1), 782-791
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JKBN: Jurnal Kepariwisataan & Budaya Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.